Bagi pencinta sejarah, wisata Yazd menawarkan petualangan yang sangat unik. Kota ini berdiri di antara dua gurun besar di Iran. Yazd merupakan salah satu kota tertua di dunia yang masih aktif hingga hari ini. UNESCO menetapkan pusat kota bersejarah ini sebagai Situs Warisan Dunia karena arsitekturnya yang luar biasa.
Saat menginjakkan kaki di sini, Anda akan merasakan suasana yang sangat berbeda. Seluruh bangunan di kota ini menggunakan material tanah liat dan jerami. Bahan alami ini menciptakan pemandangan serba cokelat muda yang sangat estetik. Kota ini berhasil mempertahankan pesona masa lalunya dari modernisasi.
Labirin Kota Tua dan Teknologi Pendingin Alami
Daya tarik utama dari wisata Yazd adalah kawasan kota tuanya yang berbentuk labirin. Jalan-jalan sempit di area ini memiliki dinding yang sangat tinggi. Desain ini sengaja berfungsi untuk menciptakan bayangan teduh bagi pejalan kaki. Menelusuri labirin ini akan membawa Anda menemukan banyak kejutan manis, seperti kedai teh kuno.
Saat memandang langit kota, Anda akan melihat banyak menara tinggi bernama Badgir. Badgir adalah teknologi penangkap angin kuno yang sangat genius. Menara ini menangkap hembusan angin dari atas, lalu menyalurkannya ke dalam ruangan rumah. Teknologi ini membuat suhu ruangan tetap sejuk tanpa bantuan listrik sama sekali.
Selain Badgir, masyarakat kuno juga membangun sistem irigasi bawah tanah bernama Qanat. Mereka menggali saluran air sepanjang puluhan kilometer dari kaki pegunungan. Saluran bawah tanah ini menjaga air tetap bersih dan mencegah penguapan akibat panas gurun. Anda bisa mempelajari kehebatan teknologi ini di Museum Air Yazd.
Menelusuri Pusat Spiritual Agama Zoroaster
Yazd menyimpan sejarah spiritual yang sangat kuat sebagai pusat agama Zoroaster. Agama monoteistik kuno ini telah ada jauh sebelum era Islam di Persia. Wisata Yazd memberikan Anda kesempatan langka untuk melihat warisan tradisi suci mereka.
1. Kuil Api Atashkadeh
Destinasi pertama yang wajib Anda kunjungi adalah kuil api suci Atashkadeh. Di dalam bangunan ini, terdapat api suci yang menyala tanpa henti selama lebih dari 1.500 tahun. Para pendeta Zoroaster menjaga api ini dengan kayu kering secara berkala agar tidak pernah padam.
2. Menara Keheningan (Dakhmeh)
Di pinggiran kota, dua bukit gersang berdiri dengan bangunan lingkaran batu di puncaknya. Tempat mistis ini bernama Menara Keheningan. Dahulu, kaum Zoroaster meletakkan jenazah di atas menara ini agar terurai oleh alam. Mereka tidak mengubur atau membakar jenazah demi menjaga kesucian bumi dan api.
Pesona Arsitektur Islam dan Kuliner Manis
Setelah menjelajahi warisan Zoroaster, Anda bisa menikmati keindahan arsitektur Islam yang sangat menakjubkan di pusat kota.
- Masjid Jameh Yazd: Masjid abad ke-14 ini memiliki sepasang menara tertinggi di Iran. Bagian depan bangunan penuh dengan mozaik keramik biru pirus yang sangat indah.
- Kompleks Amir Chakhmaq: Tempat ini merupakan ikon utama kota Yazd. Struktur megah tiga lantai ini memiliki deretan ceruk simetris yang terlihat sangat indah pada malam hari.
Jangan lewatkan kesempatan mencicipi kuliner manis khas lokal saat lelah menjelajah. Yazd sangat terkenal dengan kue Baklava tradisional dan permen kapas bernama Pashmak. Anda bisa menikmati camilan ini di kafe atap sambil melihat matahari terbenam. Sebelum pulang, mampirlah ke bazaar kuno untuk membeli Termeh, yaitu kain tenun sutra berkualitas tinggi.